Contests

Sejauh Jangkauan SMS Yang Menyelamatkan Nyawa Ibu dan Bayi

SMSBunda
Saya termasuk orang yang beruntung. Mengapa demikian? Karena saya punya akses luar biasa besar untuk urusan kesehatan. Tinggal di kota besar sejak kecil, lahir dan sekolah hingga SMA di Bandar Lampung, kuliah di Bandung, dan tinggal di Bekasi setelah menikah, saya tidak pernah mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Untuk sekedar memeriksakan diri ketika didera sakit ringan seperti flu dan batuk, sampai memeriksakan diri ketika hamil, saya bisa dengan santai memilih fasilitas kesehatan yang tumpah ruah, yang sesuai dengan keadaan finansial, hingga chemistry yang diperoleh ketika berobat dengan tenaga medis.

Saya adalah ibu dari 2 orang anak. Sulung saya bernama Abby, umur 8 tahun, dan bungsu saya bernama Nolan, 16 bulan. Pengalaman hamil sungguh merupakan pengalaman dan ziarah batin luar biasa untuk perempuan manapun, termasuk saya. Dengan segala dinamika tubuh yang berubah, hormon yang membuat emosi jumpalitan, serta merasakan ada mahkluk hidup yang bergantung pada diri saya untuk hidup dan proses penciptaan tahap demi tahap hingga waktu melahirkan tiba, sungguh amat sangat pengalaman yang luar biasa ajaib. Saya bisa menentukan dan memilih dimana saya akan melahirkan, informasi yang mudah diakses membuat saya mudah mengambil keputusan penting ini. Saya memilih melahirkan Abby di rumah bersalin di Bandar Lampung, persis tempat di mana saya dilahirkan, persis tempat di mana Mama saya dilahirkan. Dan ketika melahirkan Nolan, saya memilih melahirkan di rumah sakit di Bekasi, dengan pertimbangan jarak yang tidak terlalu jauh dengan rumah.

Saya terekspos dengan berbagai macam informasi kehamilan, mulai dari internet, buku, aplikasi khusus ibu hamil, dan juga tenaga kesehatan yang mumpuni memberikan informasi penunjang kesehatan selama hamil. Saya sungguh beruntung. Tetapi, tidak semua ibu hamil bisa seberuntung saya. Tidak semua ibu hamil dengan mudahnya mengakses berbagai informasi dan artikel tentang kesehatan kehamilan serta sederet kerepotan setelahnya. Lalu, pikiran saya melayang ke ibu-ibu hamil yang berada di daerah terpencil dan mungkin jauh dari kota, yang tidak dengan mudah mendapatkan akses ke fasilitas kesehatan, apalagi informasi pendukung penting lainnya. Saya terbayang ibu-ibu hamil di desa tidak kenal dengan kuota internet, konon lagi aplikasi ibu hamil. Bisa terjangkau sinyal telepon seluler pun sudah lumayan. Ketidakmerataan tenaga medis bukan lagi menjadi isu baru di negara kita tetapi segala upaya terus dilakukan untuk membantu penyebaran informasi kesehatan, demi menciptakan ibu-ibu yang lebih peduli, ibu-ibu yang bisa memperkaya dirinya sendiri dengan ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya informasi tentang selama kehamilan, persalinan, dan setelah kelahiran.

Indonesia sekarang ini, (sedihnya) masih menjadi negara dengan angka kematian ibu tertinggi di Asia Tenggara, dan angka kematian bayi baru lahir (usia 0-28 hari) yang juga tergolong tinggi. Sebagian besar kematian ini sebenarnya bisa dicegah dengan penanganan yang tepat selama kehamilan, persalinan, dan paska kelahiran. Data menunjukkan walaupun perempuan Indonesia menerima perawatan paska kelahiran, tetapi hanya 53% yang mendapatkan informasi mengenai tanda-tanda komplikasi kehamilan selama kunjungan.

Dengan semangat inilah, untuk menjangkau para ibu hamil dan yang baru melahirkan, dengan informasi yang akurat dan terpercaya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Jhpiego, dengan dukungan dari GE Foundation, mengembangkan pelayanan berbasis sms, yaitu SMSBunda. SMSBunda adalah layanan gratis yang memberikan informasi yang terpercaya langsung melalui ponsel, untuk ibu yang tengah hamil, baru saja melahirkan, dan juga ibu yang jarang bersentuhan langsung dengan pelayanan kesehatan. SMSBunda memberikan informasi seputar kesehatan kehamilan, masa nifas, dan mendorong ibu untuk lebih terhubung dengan pelayanan kesehatan.
Untuk mendapatkan layanan ini, ibu hamil hanya harus mendaftarkan nomor ponsel dan menginformasikan hari perkiraan lahir bayi atau tanggal lahir anak. Selama hamil, ibu akan menerima pesan yang berisi tentang perawatan selama masa kehamilan. Dan setelah melahirkan, ibu bisa mengirimkan tanggal bersalin, lalu menerima pesan yang berisi tentang paska kelahiran dan kesehatan anak.

sms bunda 5

Cara untuk mendaftar pun sangat mudah, hanya tinggal ketik SMSBunda dan kirim ke nomor 0811 8 469 468. Tarif sms normal hanya dikenakan pada saat mendaftar, dan apabila sudah terdaftar, penerimaan informasi tidak akan lagi dikenakan biaya. Berikut contoh pendaftaran yang saya lakukan, dengan memasukkan tanggal lahir anak bungsu saya.
sms bunda 1

Sejak program SMSBunda ini diluncurkan tahun 2015 lalu, perkembangan yang diperoleh cukup pesat. Hingga bulan Juli 2016, tercatat sudah ada 284.661 pasangan yang mendaftar, di 269 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

sms bunda 4

sms bunda 3
Kita yang diberikan kemudahan dengan kehamilan yang lancar, anak yang lahir sehat, terkadang suka acuh dengan berkat luar biasa ini, padahal di luar sana, jutaan perempuan berjuang untuk bisa memperoleh fasilitas kesehatan yang mumpuni dan tidak memiliki akses informasi yang mencukupi. Semoga usaha baik penyebaran informasi ini, bisa digunakan secara maksimal dan ibu hamil bisa memperoleh manfaat sehingga bisa menekan angka kematian ibu dan anak baru lahir. Tetap sehat, wahai sesama pejuang.

Sumber data: http://smsbunda.or.id

Advertisements

3 thoughts on “Sejauh Jangkauan SMS Yang Menyelamatkan Nyawa Ibu dan Bayi

  1. Mbak, ini blog yg berbayar atau yg gratis?
    Btw, iya ya yg dipedalaman pasti terbantu dgn sms bunda ini. Aku malah baru tau. Makasih infonya 🙂

    Like

    1. Ini yg gratisan. Sayang kalo dianggurin mba..jadi mau dimaintain aja.
      Iya, ide smsbunda ini sederhana tp pasti membantu sekali untuk ibu2 yg jauh dr hingar bingar kota dan internet.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s