Parenting and Kids

Tukang Urut Bayi

NolanBlog Dekat Hati – Tukang Urut Bayi. Perkenalan saya dengan Mpok Saroh, tukang urut bayi dan ibu hamil, berawal dari Nolan yang rewel karena habis jatuh dari kasur. Setelah bertanya ke tetangga dan si mbak yang membantu saya di rumah, akhirnya, saya dikenalkan dengan Mpok Saroh, dibawa datang ke rumah untuk mengurut Nolan.

Mulai dari situ, Nolan rajin diurut oleh beliau. Pokoknya setiap Nolan rewel tidak jelas tetapi tidak demam, batuk, pilek, solusi pertama saya adalah bawa ke Mpok Saroh. Setelah merasa kesulitan memanggil Mpok Saroh ke rumah, saya mengajak Pak Taufik, tukang becak langganan, untuk mendatangi saja rumahnya yang memang tidak jauh dari komplek. Rupanya, pasien yang datang ke rumah beliau memang banyak.

Rumah Mpok Saroh terletak di salah satu gang belakang masjid di luar komplek perumahan saya. Rumahnya tidak besar, halaman rumah dihiasi dengan kandang burung peliharaan anak sulungnya. Kegiatan mengurut dilakukan di ruang tamunya hanya dengan beralaskan karpet karet. Tangan Mpok Saroh terlihat begitu enteng dan cekatan mengurut anak-anak tanpa ragu-ragu. Sebelum memulai mengurut, beliau selalu mendoakan minyak yang akan dipakai mengurut, dan selalu begitu untuk setiap anak. Saya yang berbeda keyakinan dengan beliau tidak pernah mempermasalahkan hal itu, saya percaya, doa dari agama apapun, pasti baik. Dan jika sudah mendekati selesai mengurut, beliau biasanya mendoakan si anak, sambil memijat di bagian kening.

Di jaman serba canggih seperti sekarang, saya rasa orang-orang berketrampilan seperti Mpok Saroh ini akan makin hilang, karena ketrampilan ini biasanya diturunkan ke anaknya. Tetapi, anak-anak sekarang mana mau berprofesi sebagai tukang urut bayi. Keluarga muda yang modern di perkotaan juga pasti akan lebih memilih membawa anak-anak mereka ke salon khusus bayi untuk dipijat. Fasilitas yang nyaman dan mengabadikan momen di salon khusus bayi pastinya lebih keren daripada mendokumentasikan anak yang sedang di pijit di alas karet bergambar Upin dan Ipin.

baby-305050_1280Percaya atau tidak, pernah suatu kali Nolan rewel dan ย tidak mau menyusu dari menjelang siang. Saya baru bisa membawa Nolan ke Mpok Saroh sore hari, ketika saya bilang hal ini kepadanya, segera ia menyuruh saya membuka bra, mengambil payudara sebelah kanan, dan mendoakannya. Sesaat setelah selesai, ia menyuruh saya menyusui Nolan, dan Nolan langsung menyusu. Saya heran sekaligus terharu karena sudah keburu stress lantaran Nolan susah menyusu sepanjang siang. Hal begini yang pasti tidak akan ditemui di salon ataupun di dokter.

Saya sampai sekarang belum pernah mengajak Nolan, 11 bulan, ke salon khusus bayi. Alasannya karena memang tidak tertarik dan mahal ๐Ÿ™‚ Untuk sekali kunjungan ke Mpok Saroh, semua pasien memberikan uang sesuai kerelaannya. Beliau tidak menentukan tarif. Sedangkan di salon, tarifnya bisa berkali-kali lipat dari uang kerelaannya Mpok Saroh. Ia sedikit-sedikit mulai bisa membangun ruangan kamar khusus untuk mengurut di salah satu pojok halaman rumahnya. Saya pribadi bersyukur sekali masih berkesempatan berkenalan dan menggunakan jasa urut beliau. Semoga Mpok Saroh tetap diberi rejeki dan kesehatan yang baik.

Notes: Kebetulan ide untuk menulis tentang Mpok Saroh ini datang setelah saya membawa Nolan kesana 2 hari yang lalu. Jadi sayang sekali tidak sempat mengambil foto beliau. Mungkin lain kali.

Rumah, 24 Maret 2016

 

Advertisements

12 thoughts on “Tukang Urut Bayi

  1. Saya juga kalo lagi sempet sebulan sekali ke tukang pijit Mba’, pernah sekali bawa si kecil ke baby spa, eh ternyata yang mijit kayaknya masih newbie, handalan Mak-Mak tukang urut.. ๐Ÿ˜€

    Like

  2. Kalo aku, dulu sejak si Arman bayi (skrg 2thn) diurut sama eyangnya. Eyangnya jago ngurut bayi yang keseleo atau yang keserempet hal2 magis gitu. Skrg sih udah engga lagi.
    Sama, akupun ga mau ke baby Spa atau semacamnya, soalnya belum tentu dia beneran bisa ngurut anak kecil, jgn2 malahan urut2 ala2 lulur orang dewasa, lagian juga muahal. Huahahahaha. Sayanglah duitnya, buat Dana ga terduga aja, kalo misalnya sakit perlu ke cek ke dsa RS, kan lumayan juga biayanya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s