Poems

Rindu

window

Mendung sore ini mengurung sendiri

Hujan yang tak kunjung datang membawa segala kering yang kerontang

Semula hanya biasa yang menghela

Dan seiring hari kosong tanpamu menebal

Sendu mendayu menyisir hati

Tak padan hadirmu di sisi maya

Tak lekang jarak dibunuh waktu

Semua menjadi lambat, pelan, dan diam

Lewati hari menguatkan diri

Menunggumu kembali

Cepatlah pulang, wahai separuh jiwa

Aku rindu hadirmu, rindu dekatmu

 

Rumah, 23 Okt 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s